SwyoB3gOrS3jN40l0bzNAi6WurWsCFy1dg9FF8yK

Mengalahkan Yang Tidak Bisa Dikalahkan


"Cepat buka bajumu." Ucap pria kasar itu pada siswi yang dia dorong. Siswi itu lalu membuka bajunya hingga terlihat bagian bahu mulusnya.

Tiba-tiba sekelompok siswa SMA datang, si pria itu lalu berucap, "Lihat siswi SMP cantik ini, daripada menangkapku mending kita bersama-sama memakainya."
Siswi itu berucap, "Jika kalian mau memakaiku, maka lumpuhkan pria itu."
Para siswa SMA melewati siswi SMP yang tergeletak itu dan menuju ke arah pria hingga membuat si pria mundur.
Si pria yang terlihat cemas berucap, "Buat apa menuruti perintah siswi itu, kalau kalian mau memakainya tinggal paksa."
Dan para siswa berucap sekaligus menyebutkan nama siswi SMP itu, "Kami tidak bisa memaksa Intar. Otaknya cuma dia yang mau menggunakannya atau tidak." Dan mereka kompak memukuli pria itu hingga terkapar.

Kemudian Intar berdiri dan para siswa menunduk saat Intar melewati mereka, lalu Intar berucap, "Kalian bisa memakaiku untuk menjawab semua soal Ujian kalian besok."
Dan para siswa kompak berucap, "Terima telah bersedia."

Keesokan harinya Intar mengerjakan soal yang dikirim oleh para siswa SMA dan meskipun Intar masih SMP, dia mempelajari materi SMA lewat buku pelajaran yang disediakan oleh para pelajar SMA tersebut, sehingga Intar bisa mengerjakan soalnya dengan benar.

Intar berhasil membuat para siswa SMA tersebut lulus. Dan ini bukan pertama kalinya. Saat kelas satu SMP dia mampu meluluskan banyak pelajar dibeberapa SMP. Dan di kelas dua SMP sekarang dia juga mampu meluluskan pelajar SMA.

Namun akhirnya Intar ketahuan. Pasukan Polisi Khusus berhasil mengungkap kecurangan ini. Dan bersama media televisi yang menayangkan langsung, Intar direkam sambil di bawa Polisi dan itu membuat mereka kaget.

Gadis dibawah umur dan masih kelas dua SMP tapi dapat menjawab soal ujian SMP hingga SMA malah ditahan. Seperti ada yang salah tapi karena hukum maka tetap dilakukan.

Penangkapan ini juga sekaligus bikin malu Pemerintah. Soal yang mereka buat dapat dijawab oleh gadis yatim piatu yang ditolak masuk ke sekolah Negeri Populer karena di luar zona. Ironisnya di sekolahnya sekarang si gadis juga diberi nilai rendah oleh guru karena sering terlambat masuk sekolah padahal jarak rumahnya jauh dan jalan setapak yang tidak bisa dilalui kendaraan bahkan sepeda. Selama ini dia hidup dengan memanfaatkan uang bayaran dari para pelajar kelas tiga SMP dan SMA yang sedang menghadapi Ujian kelulusan, ulangan harian bahkan PR.

Intar memperlihatkan kemampuannya yang dia dapat dari belajar sendiri melalui buku saja di depan polisi dan wartawan. Jawaban yang benar membuat mereka tercengang. Apalagi siswi SMP kelas tiga yang melaporkannya karena merasa tidak adil dengan kelulusan teman-temannya berkat bantuan Intar. Dia merasa Intar jauh lebih hebat dibandingkan dirinya.

Intar ditawarkan melakukan pra pengadilan tapi dia tolak dan lebih memilih menjalani hukuman penjara. Bahkan rehabilitasi anak pun juga di mtolak. Seakan menampar para Koruptor dan Pengguna Narkoba.

Kejadian ini membuat malu banyak pihak terutama hukum yang fokus ke peraturan yang tertulis tanpa ada pertimbangan sesuai keadaan yang terjadi.

(Selesai)
Related Posts

Related Posts

Post a Comment