SwyoB3gOrS3jN40l0bzNAi6WurWsCFy1dg9FF8yK

Cerpen Sedih Istri Yang Tidak Dicintai Suami

Aku mendengar kisah ini dari temanku. Dia dan aku pernah bekerja bersama. Aku menyukainya tapi dia sudah memilih yang lain. Aku relakan dia menikah dengan yang dia sukai. Kini baru beberapa hari, dia mendatangiku dan bercerita, "Sedih saat seorang istri tidak lagi dicintai suaminya."
Aku menjaga jarak untuk menghormatinya yang sudah menjadi istri orang. Dia pun berkata, "Teganya kamu, saat aku butuh teman bercerita kamu malah menjauh."
Aku pergi tapi untuk kembali dengan cara yang lebih baik.

Dulu aku bekerja di tempat orang, kini banyak orang yang bekerja padaku. Aku perintahkan  salah satu karyawatiku untuk dekati temanku yang membutuhkan teman bercerita. Namanya Yana, gadis yang suka pakaian warna putih dan juga berwajah manis. Aku minta Yana berperan sebagai istri yang lagi sedih. Agar mudah mendekati Desi karena bernasib sama.


Aku memantaunya dari jauh. Karyawatiku bernama Yana itu berhasil mendekati temanku bernama Desi.
Yana langsung bertanya, "Kenapa kamu bersedih, ceritakan mungkin aku bisa membantumu!"
Desi cuma bilang, "Aku tidak apa-apa." Jawabnya mungkin karena Yana merupakan orang asing baginya.
Aku perintahkan Yana untuk bercerita lebih dahulu, melalui alat komunikasi jarak jauh yang tersembunyi. Terdengar suara Yana, "Aku butuh teman bercerita, mau kah kamu mendengarkannya, cerpen istri yang dibenci suami."
Itu membuat Desi memperhatiakannya dan bertanya, "Kamu mau bercerita apa tadi?"
Yana membalasnya, "Sebenarnya ini cerita nyata yang sedang aku alami. Jika kamu tidak mau mendengarnya. Tidak apa."
Yana berusaha menjauh tapi kemudian Desi mencegatnya, "Aku mau."

Yana lalu menceritakan, cerita dari seorang istri yang tidak dicintai suaminya lagi. Yang pernah dia dengar dari temannya yang sudah berumah tangga. Tapi pada Desi, dia mengatakan cerita itu dia yang alami.


"Saat pertama menikah, suamiku baik padaku. Tapi kemudian semenjak dia kesulitan mendapatkan uang. Setiap pulang, dia melampiaskannya padaku. Dulu dia tidak mempermasalahkan diriku yang tidak pandai masak. Kini dia menjadikan itu sebagai alasan untuk memarahiku, dan bilang bahwa aku istri yang tidak berguna. Jadi dia membenciku." Yana kemudian menangis.


Lalu Desi memeluk Yana untuk menenangkannya, "Jangan bersedih. Kamu tidak sendiri."

Desi lalu menceritakan, kisah nyatanya pada Yana, "Aku juga baru menikah. Beberapa hari bahagia bersama suami. Kemudian dia pergi dengan alasan keperluan untuk bekerja. Tapi dia tidak ada kabar lagi. Dan kemudian teman jauhku memberikan rekaman video bahwa suamiku sedang dekat dengan wanita lain. Dia selingkuh dan menghianatiku."
Kini Desi yang menangis. Dan Yana berbalik menenangkannya.

Semenjak itu, Yana dan Desi menjadi teman dekat dan saling berbagi cerita. Terlihat Desi juga mulai tabah dan sabar. Aku memutuskan agar Yana tidak bekerja di kantor lagi. Tapi kerjaannya sekarang, jadi teman Desi mencurahkan hatinya. Dan aku akan selalu membayar Yana untuk membuat Desi tidak sedih menjadi istri yang tidak dihargai suami.
Related Posts

Related Posts

Post a Comment