SwyoB3gOrS3jN40l0bzNAi6WurWsCFy1dg9FF8yK

Cerita Gadis Cantik Tinggal Sendirian Di Hutan

Aku adalah gadis yang memiliki wajah cantik. Membuat kehidupanku mengalami banyak masalah. Terutama dalam hari-hari yang aku lewati. Apalagi setelah aku ditinggal pergi oleh kedua orang tuaku. Aku hanya sendiri di hutan sepi ini.


Masalah Gadis Cantik Jika Sendirian

Aku melewati jalan tanah yang kanan dan kirinya hutan dengan menggunakan motorku. Di sisi kanan datarannya naik ke atas. Di sana aku melihat seorang pemuda dan seorang gadis yang mau naik ke atas dan masuk ke dalam hutan.

Aku berhenti di dekat motor mereka dan meletakan motorku di sana kemudian pergi menyusul dan menghampiri mereka, aku pun menegur mereka, "Kalian ngapain di sini? Mau melakukan hal aneh ya? Kalian masih SMP malah berani ke sini. Pulang sana."
Yang cowok terus melihat ke arahku, yang cewek lalu menarik cowoknya untuk pergi. Saat mereka turun untuk kembali ke motor mereka. Si cowok berkata saat di dekatku, "Kakak kayaknya masih SMA ya, kakak itu terlalu cantik, gak takut sendirian di tempat sepi ini."
Mendengar ucapannya aku diam terpaku.

Aku rasa hanya sebentar saja aku terdiam. Tapi ternyata cukup lama, sampai kedua cewek dan cowok itu sudah turun ke bawah dan naik motor mereka lalu menjalankannya dan segera pergi.

Aku kemudian merasa sangat cemas. Dan berusaha ingin segera pergi dari tempat sepi ini. Tapi tiba-tiba suara motor terdengar. Aku berhenti dan berusaha naik untuk menghindar. Tapi suara motor itu tiba-tiba menghilang. Aku berpaling sebentar ke bawah. Celaka, motor itu ternyata dikendarai oleh seorang pria tidak aku kenal. Dan dia melihat ke arahku. Aku segera berpaling dan berpikir, mana mungkin dia bisa melihat kecantikanku dengan jarak jauh seperti ini. Pakaianku juga tidak terlalu menunjukan bahwa aku perempuan.

Saat aku mengintip, pria itu berusaha naik menghampiriku. Seketika seluruh darahku bergejolak dan membuatku ketakutan. Dengan jantung terus berdetak kencang aku berusaha naik ke puncak dan tiba-tiba kakiku ditarik, pria itu berkata, "Kamu mau pergi ke mana cantik..."
Aaa...Aku menyesal dilahirkan cantik.

Tinggal Di Tengah Hutan Sendirian

Aku terbangun dalam mimpi. Badanku berkeringat. Bajuku basah. Bahkan nafasku terengah-engah. Kemudian aku menangis, di dalam rumah kayu di tengah hutan ini. Cuma rumah ini yang ada di sini.
"Ayah... Ibu... Kenapa kalian meninggalkan aku sendiri di sini. Aku takut hidup di dunia ini."
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Aku kaget, bagaimana bisa orang lain menemukan rumah ini.

Aku mendekati pintu perlahan dan mencoba mengintip, aku kaget karena di luar adalah pria yang aku kenal, "Dia kasir minimarket yang sebelumnya aku datangi saat pergi ke kota. Bisa-bisanya dia mengikutiku sampai ke dalam hutan seperti ini. Tentu aku tidak akan membukakannya pintu. Tapi bukannya pergi, terdengar suara keras. Pria itu mencoba mendobrak pintu. Aku ketakutan.

Tapi entah dari mana muncul pikiran kalau dia khawatir denganku, aku pun berteriak, "Aku baik-baik saja, jangan rusak pintuku..."
Dia lalu berkata, "kamu sendirian?"
Badanku gemetar, "Tidak." Ucapku bohong.
Dia kembali berkata, "Aku melihat dua kuburan di samping rumahmu, itu ayah dan ibumu kan. Dan sekarang kamu cuma sendirian."
Dia berusaha merusak pintu itu kembali... Brakkk.
Aku kembali berteriak, "Kamu mau apa..."
Dia berkata, "Aku cukup beruntung, menemukan gadis cantik sendirian di tengah hutan sepi dan jauh dari pemukiman seperti ini."
Drakkkk, akhirnya pintu roboh.
Aku tercengang, dan dia menatapku tajam.

Solusi Ketika Dilahirkan Cantik

Dia terus menatapku, "Kamu tahu tenaga pria sepertiku jauh lebih kuat dari tenaga perempuan sepertimu." Ucapnya sambil melangkah ke depan.
Aku melangkah mundur perlahan.
Dia terus mendekatiku dan berucap, "Jadi sebaiknya kamu jangan melawan, karena itu percuma."
Aku mencoba mundur tapi dibelakangku sudah menyentuh tembok. Dan dia semakin mendekatiku, "Bagus, teruslah diam. Kamu begitu cantik sayang jika di sia-siakan."
Aku memperlihatkan pisau yang dari tadi aku sembunyikan dan mengarahkannya ke depan dia, "Apa sekarang aku masih kau anggap lemah?"
Ku pikir inilah solusi untuk gadis cantik yang Cuma hidup sendirian sepertiku yaitu adalah dengan sebisa mungkin dapat menjaga diri sendiri.
Dia berhenti, wajahnya terlihat pucat.
Dan ku berucap, "Aku benci dengan wajahku yang cantik ini, tapi aku bersyukur tidak dilahirkan bodoh!"

(Selesai)
Related Posts

Related Posts

Post a Comment