SwyoB3gOrS3jN40l0bzNAi6WurWsCFy1dg9FF8yK

Cerpen Dibalik Gadis Cantik Psikopat Inilah Kisah Hidupnya

Sebuah cerita tentang gadis cantik yang menjadi Psikopat karena masalah keluarga yang berantakan. Berawal dari percakapan si gadis dengan si ibu. Pembicaraan yang terus menjadi panas hingga berakhir tragis. Disajikan dalam bentuk cerita pendek atau cerpen.

Cerpen Gadis Cantik

“Kamu cantik, udah saat berguna bagi keluarga, jadi jangan sia-siakan. Ibu ingin kamu jual dirimu”

“Maaf bu, kata Ayah jangan ikuti perintah ibu yang buruk, jadi aku tidak bisa!”

“Ayahmu sudah mati, jadi tidak perlu ikuti perintahnya lagi.”

“Kenapa ibu harus menikah lagi, jika itu tetap membuat kita miskin.”

Plakkkk... wajah gadis itu digampar. “Ibu bisa laporkan kamu ke polisi karena mencoba melawan orang tua.”

Terdiam... gemetar dan takut.

“Sebaiknya kamu mandi, ayah barumu akan segera datang. Kamu harus melayaninya sebagai latihan untuk melayani 151 pria lainnya, mereka siap bayar mahal saat ibu perlihatkan fotomu.” Ibu itu menarik paksa gadis berumur 18 tahun itu ke dalam kamar mandi.

“Aku gak mau bu, ayah akan kecewa jika melihat aku melakukan itu apalagi dengan ayah tiriku”

“Jika ibu bisa, ibu pasti minta izin ke ayahmu untuk menyuruhmu melakukan itu. Pasti ayahmu mengizinkan.”

“Mana mungkin bu, bahkan saat berencana mau menikah lagi, ibu tidak minta izin ke ayah. Jika ibu terus memaksa, aku akan laporkan ibu ke Polisi.”

“Kamu tidak bisa menolak, karena kamu sudah cukup umur jadi hukum tidak melarang untuk kamu melakukan itu. Jadi percuma kamu lapor Polisi.”

Gadis itu mendorong ibunya saat di kamar mandi, “Aaaa...” Ibunya terluka dan sekarat saat kepalanya terbentur dinding dan berdarah.

Gadis itu keluar dan kembali lagi dengan pisau di tangan, “Aku akan kirim ibu menemui ayah, jika ibu sudah mendapatkan izin dari ayah, baru aku akan melakukannya...”


Cerita Gadis Cantik Menjadi Seorang Psikopat

Zrettt, zeettt... tusukan terus dilakukan gadis itu ke tubuh ibunya sebanya 151 kali.

Beberapa saat kemudian ayah tiri gadis itu yang tidak sabar pulang dari habis membeli alat pelindung hubungan intim agar si anak tirinya tidak hamil. Tapi pintu rumah terkunci. Dia terus memanggil tapi tidak ada jawaban. Ketidaksabarannya membuat dia mendobrak pintu hingga hancur. Dia mencari anak tirinya yang cantik itu. Dikatakan oleh istrinya sedang mandi di kamar mandi. Jadi dia ingin menuju kamar mandi untuk menikmatinya langsung. Tapi bukan anak tirinya yang cantik dia temukan tapi istrinya yang sudah tidak ada dengan cara mengerikan.

Tiba-tiba terdengar suara, “Ibuku sudah mati, jadi tidak perlu ikuti perintahnya lagi.”

Ayah tirinya bertanya, “Apa yang telah kamu lakukan?”

Gadis itu menjawab, “Aku telah menusuk ibu sebanyak 151 kali untuk mengirimnya menemui ayah!”

Ayah tirinya membalas, “Tidak masalah, tapi setidaknya di rumah ini Cuma ada aku dan kamu. Jadi aku bisa melakukan hubungan ke kamu dengan cara kekerasan.”

Gadis itu memperlihatkan pisau dengan penuh darah di tangannya, “Silahkan dekati dan nikmati tubuhku, jika ibuku sudah kembali dan berkata telah mendapatkan izin dari ayah.”

Ayah tirinya ketakutan, lalu menelpon Polisi.


Akhir Cerita Gadis Psikopat

Saat banyak Polisi berdatangan gadis itu menghilang. Dia dianggap buronan. Dicari selama 16 jam tapi tidak ditemukan. Diumumkan lewat poster hingga televisi masih belum bisa tertangkap.

Tapi akhirnya bisa ditemukan berkat satu informasi bahwa gadis itu dekat dengan Ayahnya. Dia ditemukan di makam sang Ayah. Kata penjaga makam, gadis itu sudah ada di sana selama kurang lebih 16 jam.

Remaja gadis itu tebukti melakukan pembunuhan pada Ibunya dan dipenjara. Dia tumbuh dipenjara tetap menjadi perempuan cantik. Saat di pengadilan perempuan cantik itu terus disorot kamera karena kecantikannya. Dengan ekspresi dan gerak tubuh perempuan itu menunjuk ke arah matanya yang seperti panda sambil berkata sesuatu, “jika kalian berharap bisa melihat air mata penyesalan di mataku, itu tidak bisa. Air mataku sudah habis. Bisa lihat sendiri tergambar di mataku.” Cerita gadis psikopat itu yang menceritakan kehidupannya secara pendek.

Related Posts

Related Posts

Post a Comment