SwyoB3gOrS3jN40l0bzNAi6WurWsCFy1dg9FF8yK

Cerpen Horor Romantis Misteri Pacar Baru

Di sebuah tikungan panjang, seorang gadis mengendarai motornya secara ugal-ugalan dan hampir menabrak seorang pemuda yang bekerja sebagai di Polsek setempat. Kedua motor mereka saling berhadapan di tengah jalan, dan mereka saling berpandangan seperti sama-sama suka. Belum sempat si pemuda bicara, si gadis sudah menangis, “Hikss...hiksss” membuat suasana seperti di cerpen horor sekaligus romantis.


Si pemuda yang khawatir segera menenangkan si gadis, “Kamu curang, tidak memberikan kesempatanku untuk ku marah dengan langsung menangis begitu.”

Si gadis yang balik marah, “Aku menangis bukan takut kamu marahin, tapi aku kesal habis diputusin pacar ku.”

Si pemuda yang kesal lalu memarahi si gadis, “Kalau kamu sakit hati bukan berarti kamu harus membahayakan dirimu sendiri apalagi orang lain. Yang ada kamu akan merasakan rasa sakit yang lebih parah lagi, jika tubuhmu terluka atau orang lain yang celaka dan meminta ganti rugi atau menuntutmu agar di penjara.”

Si gadis berteriak, “Tetap saja aku tidak punya pasangan, jadi biarkan aku begini.”

Si pemuda lalu mengucapkan kata yang mengejutkan, “Kalau begitu jadi saja pacarku? Jadi kamu punya pasangan dan berhenti mencelakan orang lain.”

Si gadis kaget, dia lalu berhenti menangis seketika dan menatap ke arah si pemuda, “A a aku mau.” Jawab si gadis dengan gugup.

Si pemuda yang tidak sengaja mengucapkan kata-kata itu, juga tercengang diterima si  gadis. Dan ini kali pertama si pemuda mempunyai pacar. Dia lalu berucap, “Kalau begitu pulanglah dan kendarai motormu dengan hati-hati agar selamat sampai di rumah.”

Si gadis malah bertanya, “Kamu mau ke mana? Gak mau antar aku pulang!”

Si pemuda dengan grogi berucap, “Aku mau kerja. Ini juga untuk kamu biar bisa mempunyai rumah dan kita dapat berumah tangga nantinya.”

Si gadis lalu berucap, “Kalau gitu aku yang antar kamu ke tempat kerja, aku ingin bikin cerita romantis dalam hidup kita.”

Si pemuda terdiam. Hingga ditegur oleh pengendara motor lain, “Woy, jangan diam di tengah jalan, ganggu orang lewat tahu.”

Si pemuda meminta si gadis untuk menuruti perkataannya, “Lebih baik kamu pulang sana cepat. Nanti orang tuamu khawatir.”

Si gadis ngeyel, “Pokoknya aku mau ngantar kamu ke tempat kerja.”

Si pemuda kesal’ “aku punya motor sendiri, jadi tidak perlu kamu antar.”

Si gadis terus ngeyel, “Kalau gitu, aku temenin kamu saja sampai ke tempat kerja.”

Si pemuda nyerah, “Baik-baik, silahkan.” Ucapnya tidak tahan dengan suara klakson kendaraan lain yang terus berbunyi, “TIIIT TIIIT.”


Sesampai di tempat kerja si pemuda berucap pelan, “Pantas saja pacar dia mutusin, dia keras kepala gitu. Susah dibilangin.”

Si gadis tanya, “Kamu bilang apa tadi?”

Si pemuda kaget, dan mencoba mengalihkan pembicaraan, “Maksudku, aku sudah sampai. Cepat pulang sana.”

Si gadis tersenyum,”Iya aku pulang, Nanti kalau kamu sudah pulang kerja. Aku datang lagi menjemputmu. Pokoknya aku harus nemenin kamu pulang.”

Si pemuda terheran-heran, “Aku pulang kerjanya sore loh.”

Si gadis dengan ngeyelnya bicara, “Pokoknya kamu harus tunggu aku, kita pulang bersama. Kalau tidak. Aku akan marah.” Ucapnya lalu pergi.

Di dalam kantor Polisi, atasan si pemuda itu langsung memberikan perintah, “Ayo kita ke tempat kecelakaan, ada gadis yang kecelakaan di tikungan dekat sini.”

Si pemuda langsung mengingat gadis yang dia temui di tikungan tadi yang juga hampir kecelakaan dengan dirinya. Lalu karena takut, memutuskan untuk tidak ikut, “Maaf komandan, saya punya banyak pekerjaan di kantor.”

Komandannya pun pergi.


Selama bekerja, perasaan si pemuda campur aduk. Tapi dia berpikir positif, “ tidak mungkin yang dimaksud komandan itu pacar aku.”


Pulang kerja si pemuda menunggu si gadis. Tapi si gadis tidak kunjung datang. Si pemuda ingin meninggalkannya tapi nanti takut di marahin. Hingga akhirnya langit menjadi gelap dan si pemuda sudah yakin, “pasti si gadis itu yang kecelakaan.”

Ketika ingin pergi, entah kenapa muncul pikiran mencemaskan, “Jika dia hantu,pasti akan lebih parah lagi saat dia marah."

Akhirnya si pemuda menunggu kedatangan si gadis misterius itu hingga tengah malam. Membuat hidupnya benar-benar jadi cerita horor walaupun romantis.

(Tamat)
Related Posts

Related Posts

Post a Comment